MEWUJUDKAN TNI ANGKATAN LAUT YANG KUAT DAN DISEGANI

Selasa, 12 Juni 2012

Kebijakan persenjataan

SBY: Belanja pertahanan bukan perlombaan senjata


SBY: Belanja pertahanan bukan perlombaan senjata


Reporter: Yulistyo Pratomo


Peningkatan belanja pertahanan harus dilihat dari konteks proses modernisasi militer dan bukan perlombaan senjata. Peningkatan persenjataan itu harus disertai dengan kepercayaan yang besar antarnegara di kawasan.

"Dan seperti yang kita semua tahu, kepercayaan dan keyakinan tidak muncul ke permukaan dalam semalam. Butuh waktu untuk menumbuhkan dan memeliharanya," kaya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Hal itu dikatakan SBY saat membuka Jakarta International Defence Dialog (JIDD) 2012 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Rabu (21/3).

Dengan kepercayaan tersebut, kata SBY, maka ketegangan bilateral tidak akan terjadi akibat peningkatan pertahanan masing-masing negara.

"Dengan mengedepankan keyakinan pembangunan itu sangat relevan jika terjadi di area konflik. Laut China Selatan misalnya, kami dapat melihat permasalahan wilayah teritorial dan jurisdiksi sangat besar dan butuh waktu panjang penyelesaiannya," lanjut SBY.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar